logo

16 Santri Dilatih Membuat Olahan Susu

Himpunan pengusaha santri Indonesia (HIPSI) Jawa Barat bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang menyelenggarakan pelatihan berbasis kompetensi kejuruan processing pembuat olahan susu untuk para santri.

Kegiatan yang berlangsung di gedung Balai Pertemuan BLK Lembang itu dilakukan selama 20 hari.

Sebanyak 16 peserta dari 3 pondok pesantren Subang, Purwakarta dan Bandung Barat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh ketua dan sekretaris HIPSI Jabar, Dikdik Nurholik dan Fahmi Tb Ridwan. Serta Kepala Balai Latihan Kerja Lembang, Aan Subhan.

Dalam sambutannya, Aan Subhan, memberikan motivasi dan semangat kepada peserta pelatihan agar pantang menyerah untuk berwirausaha mandiri dan terus belajar dalam berinovasi.

Menurutnya pula, untuk dapat berkompetensi maka para santri diharuskan memiliki kemampuan di atas standar, karena para santri memiliki dasar pengetahuan agama selama mondok di pesantren.

“Saya berharap pelatihan berbasis kompetensi kejuruan processing pembuat olahan susu ini benar-benar dapat mendorong para santri untuk mengembangkan kemampuan dirinya dan memulai berwirausaha. Dan dengan cara itulah kualitas para santri akan meningkat di atas standar,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPW HIPSI Jabar, Dikdik Nurholik, menyampaikan, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada BLK Lembang yang berkenan mengikutsertakan para santri binaan HIPSI JABAR dalam pelatihan olahan susu ini.

“HIPSI JABAR berkomitmen untuk terus mencetak pengusaha baru dari kalangan santri, karena hal itu merupakan amanat besar dari VISI HIPSI. Sehingga pelatihan (olahan susu) ini sangat membantu untuk meningkatkan kemampuan para santri untuk berwirausaha, ” ujar pria lulusan S1 teknik Pangan UNPAS Bandung ini.

Kang Dikdik, sapaan akrabnya, berharap melalui pelatihan kewirausahaan ini akan berdampak positif bagi internal HIPSI JABAR, sedangkan secara eksternal pelatihan ini dapat bersinergi dengan Program Pemprov Jawa Barat yang salah satunya ialah program pengembangan ekonomi pesantren. (Vie)

 

Sumber : jabarnews

Tags: santri, bisnis, susu, jabar,

Tinggalkan komentar disini